Cara Install Laravel

Bagi seorang developer yang terbiasa dengan “tinggal download” saat menginstall sebuah framework, menginstall Laravel mungkin menjadi agak merepotkan, karena:

  • Harus terhubung Internet. Secara default, Laravel tidak menyediakan file ZIP yang “tinggal download” dan “tinggal extract” untuk memulai sebuah project baru.
  • Menggunakan Composer. Setiap kali menginstall Laravel baru, kita harus memiliki Composer untuk menginstall Laravel dan dependensinya.

Baik, ada beberapa cara mengintall framework Laravel untuk project baru:

  1. Menggunakan ‘composer create-project’
  2. Menggunakan Laravel Installer
  3. Mendownload Source Rilis Terbaru Laravel
  4. Mendownload Source dari Github Release Laravel

Pada ke-empat cara tersebut, semuanya tetap memerlukan Composer dan internet untuk menginstall framework Laravel hingga dapat memulai project.

Ingat untuk menjalankan langkah-langkah install framework Laravel, composer sudah harus terinstall pada PC teman-teman, jika belum ada composer, silakan install dulu. Jika teman-teman belum tau apa itu Composer, silakan baca pengenalan composer dan cara kerja composer.

Baik, Kita bahas satu persatu.

Catatan sebelum memulai:

  • Pastikan semua perintah terminal yang kita lakukan berada pada direktori web localhost kita (misal: C:\xampp\htdocs, atau /var/www/html).
  • Pada tutorial ini saya menggunakan Ubuntu.

1. Menggunakan ‘composer create-project’

Untuk menginstall Framework Laravel menggunakan composer create-project, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Berikan perintah berikut pada terminal : $ composer create-project Laravel/Laravel nama-direktori-project
  2. Tunggu hingga proses installasi selesai. Durasi proses ini bergantung pada kecepatan koneksi internet yang kita gunakan.
  3. Setelah proses selesai, kita masuk ke direktori nama-direktori-project $ cd nama-direktori-project
  4. Untuk memeriksa apakah Laravel terinstall dengan benar, coba perintah berikut: $ php artisan -V
  5. Aaka akan muncul informasi Laravel Framework 5.4.15 (Versi terbaru saat artikel ini ditulis).

Oke dengan cara install yang pertama ini, saya menyimpulkan kelebihan dan kekurangannya :

Kelebihan
  • Cukup satu perintah terminal
  • Dapat menentukan versi laravel mana yang ingin digunakan/di-download
Kekurangan
  • Terkadang proses cukup lama, memakan waktu beberapa menit.

2. Menggunakan Laravel Installer

Laravel installer adalah aplikasi yang dibuat oleh pengarang laravel agar kita dapat menginstall laravel dengan perintah : $ laravel new nama_direktori. Ok, kita akan bahas sama-sama.

Untuk dapat menggunakan cara ini, kita akan menginstall sebuah paket dari composer yang bernama Laravel/installer pada PC atau laptop kita. Tahapannya sebagai berikut :

  1. Dengan menggunakan terminal, berikan perintah berikut : $ composer global require "Laravel/installer"
    Dengan perintah ini, composer akan mendownload paket Laravel/installer secara global dalam PC kita, karena paket ini akan kita gunakan dengan terminal.
  2. Baik setelah selesai, kita menambahkan sebuah script export PATH pada file ~/.bashrc. Tambahkan script berikut pada akhir isi file: export PATH="$PATH:$HOME/.composer/vendor/bin"
  3. Simpan dan exit.
  4. Pada terminal, berikan perintah berikut : $ source ~/.bashrc
  5. Jika tahap ini dijalankan dengan benar, seharusnya ketika kita berikan perintah berikut ke terminal : $ laravel -V Akan menghasilkan informasi versi Laravel Installer : Laravel Installer version 1.3.3 (versi terbaru saat artikel ini dibuat).

Oke dengan adanya Laravel Installer, untuk menginstall project Laravel baru.

  1. Kita bisa berikan perintah: $ laravel new nama-direktori-project (proses installasi laravel akan berjalan)
  2. Ketika proses instalasi selesai, maka kita dapat cd ke nama-direktori-project, dan memberikan perintah : $ php artisan -V
  3. Jika proses installasi berjalan dengan baik, perintah tersebut akan menghasilkan : Laravel Framework 5.4.15

Artinya cara install Laravel yang kedua sudah selesai. Dengan menggunakan Laravel Installer, saya menyimpulkan kelebihan dan kekurangannya :

Kelebihan
  • Cukup satu perintah terminal
  • Selalu men-download Laravel versi rilis terbaru
  • Proses composer cenderung lebih cepat dari cara pertama
Kekurangan
  • Perlu pengaturan awal sebelum mulai digunakan

3. Mendownload Source Rilis Terbaru Laravel

Cara menginstall Laravel yang ketiga adalah dengan mendownload source code rilis terbaru framework Laravel.

  1. Download source framework Laravel dari url berikut: http://cabinet.Laravel.com/latest.zip atau klik disini. Kita akan mendapatkan file latest.zip.
  2. Pindahkan file tersebut ke dalam direktori project kita, kemudian extract ke direktori nama-direktori-project.
  3. Pada terminal, cd ke nama-direktori-project, kemudian berikan perintah pada terminal : $ composer install

    Tunggu proses installasi hingga selesai. Pada langkah ini, proses installasi oleh composer cenderung lebih cepat, karena pada direktori project kita sudah ada file composer.lock. Sehingga composer tinggal menginstall seluruh paket yang ada pada file tersebut.

  4. Oke, proses instalasi oleh composer selesai, maka kita dapat langsung mencoba perintah : php artisan -V Dan menghasilkan : Laravel Framework 5.4.15

Yah, walaupun awalnya kita “mengambil source” framework ini dengan cara men-download, kita tetap harus menggunakan composer juga untuk menginstall paket-paket dependensinya.

Kelebihan
  • Proses composer cenderung lebih cepat dari cara pertama (karena sudah ada file composer.lock)
Kekurangan
  • Agak repot mendownload, dan extract ke direktori project

Okay, selanjutnya kita bahas cara keempat

4. Mendownload Source dari Github Laravel

Untuk cara install yang ini, berikut tahap instalasinya :

  1. Kunjungi halaman github dari Laravel https://github.com/Laravel/Laravel
  2. Klik link releases atau https://github.com/Laravel/Laravel/releases
  3. Klik icon/link zip pada rilis versi terbaru Laravel untuk mendownload source code dengan format ZIP
  4. Extract file zip tersebut pada direktori web project kita, misal ke direktori nama-direktori-project.
  5. Buka terminal, kemudian cd nama-direktori-project
  6. Kemudian berikan perintah pada terminal : composer install Tunggu hingga proses installasi selesai
  7. Setelah proses instalasi oleh composer selesai, kita coba perintah : php artisan -V
  8. Seharusnya muncul informasi : Laravel Framework 5.4.15
Kelebihan
  • Tidak ada
Kekurangan
  • Agak repot mendownload, dan extract ke direktori project

Info Tambahan

Sebenarnya untuk menginstall laravel pada project baru, kita dapat menduplikat direktori dari project yang lama, selama paket-paket dependensi yang digunakan sudah sesuai (sama dengan project sebelumnya), maka ini bisa menjadi salah satu solusi.

comments powered by Disqus