Perintah-perintah Composer: install

Pada materi-materi sebelumnya perihal perintah Composer, kita sudah membahas : require dan create-project, kali ini kita akan bahas tentang perintah “composer install”.

composer install

Perintah ini digunakan untuk menginstall seluruh paket dependency dari sebuah project/aplikasi mengacu pada file composer.lock atau composer.json.

Sedikit gambaran :
File composer.lock, adalah file yang dibuat oleh Composer untuk menyimpan detail paket-paket yang “telah” didownload oleh Composer di project/aplikasi ini.

File composer.json, adalah file yang dibuat oleh kita, atau oleh Composer untuk mencatat daftar paket yang “kita perlukan” untuk membuat project/aplikasi ini.

Kita akan bahas lebih lanjut tentang kedua file ini kemudian.

Perintahnya adalah :
composer install

Makna perintah :
“Composer, tolong install semua *dependency yang saya butuhkan untuk project ini berdasarkan file composer.lock atau composer.json.”*

Proses yang dilakukan oleh perintah ini adalah :

  1. Composer mengecek apakah ada file composer.lock
  2. Jika ada file composer.lock, Composer akan segera menginstall seluruh paket yang terdaftar pada file tersebut.
  3. Jika tidak ada file composer.lock, maka Composer akan melihat daftar paket pada file composer.json
  4. Composer mengecek kembali seluruh dependency dari paket yang ada pada file composer.json.
  5. Jika tidak ada masalah dengan spesifikasi PHP kita, maka Composer akan menginstall seluruh paket dengan dependency-nya.
  6. Seluruh paket yang terinstall akan menghuni direktori “vendor”.

Nah kapan kita menggunakan perintah composer install?

Ada beberapa syarat atau kondisi dimana perintah composer install dapat bekerja:

  1. Tidak ada direktori “vendor” (pada direktori yang sedang digunakan)
  2. Salah satu (direktori) paket di dalam direktori “vendor” terhapus/hilang/belum ada
  3. terdapat file composer.lock (opsional)
  4. terdapat file composer.json (wajib ada)

Salah satu keuntungan menggunakan Composer dengan perintah composer install adalah yang nomor 2, Composer dengan “pintar” memeriksa keberadaan paket yang “seharusnya ada” di dalam project kita.

Karena sekali lagi, pekerjaannya Composer adalah me-manage dependency paket-paket dari packagist yang digunakan dalam project kita.

Nah jadi seperti itu penggunaan perintah composer install. Kesimpulannya, perintah composer install akan bekerja jika :

  1. Ada file composer.json dan dependency kita daftarkan dengan benar
  2. Ada file composer.lock
  3. Folder “vendor” belum ada
  4. Atau direktori “vendor” ada, tetapi direktori paket di dalamnya tidak lengkap/hilang/terhapus.
comments powered by Disqus